iklan-fb-youthyakarta 2

5 Komunitas Pendidikan Di Jogjakarta

Jogjakarta dikenal sebagai kota pendidikan. Di Jogjakarta juga banyak bertebaran kampus-kampus baik negeri maupun swasta. Banyak mahasiswa-mahasiswa dari kampus tersebut pasti memerlukan wahana berekspresi dan beraktualisasi diri di luar kampus. Ikut komunitas adalah salah satu carannya. Di Jogja sendiri banyak banget komunitas hobi maupun komunitas sosial. berikut 5 komunitas pendidikan di Jogjakarta (pendidikan alternatif) yang mungkin bisa kalian ikuti untuk menyalurkan semangat muda kalian:

  1. Komunitas Braille’iant
    Komunitas Braille’iant dicetuskan dan digerakkan oleh Veronica Christamia Juniarmi, Putri Hayu Austina dan Yuhda Wahyu Pradana. Dengan nama Braille’iant , komunitas ini berusaha menjadi wadah bagi anak-anak muda Yogyakarta yang ingin mendapat pengalaman berharga dan inspirasi dari teman-teman difabel netra.
  2. Komunitas Cemara
    Komunitas Cemara merupakan komunitas yang bergerak dibidang pendidikan perdamaian untuk membantu anak-anak usia SD dan SMP mengenali potensinya dan menggali nilai-nilai positif di lingkungan sekitar. Komunitas Cemara ingin mendorong rasa percaya diri terhadap kemampuannya sehingga semua orang dapat berkontribusi dengan apapun yang dia punya, baik secara material maupun dalam tataran ide atau keahlian.
  3. Sekolah Mbrosot
    Sekolah yang didirikan oleh Hersri Setiawan ini bermula dari banyaknya koleksi buku yang dimilikinya. Beliau ingin buku-buku tersebut dikelola untuk dipinjam dan dibaca oleh banyak orang. Sedangkan nama Mbrosot diambil dari daerah tempat ini sekolah didirikan, yaitu desa mbrosot. Sekolah ini tidak menganut kurikulum dan murid yang formal dan ketat, tetapi lebih kepada sekolah yang fleksibel-kontekstual, interdisiplin, tepat guna dan lebih ditujukan sebagai ruang perjumpaan berbagai kalangan dan lapisan masyarakat, serta sekolah budaya.
  4. Komunitas Jendela
    Komunitas ini didirikan 12 maret 2011. Komunitas Jendela hadir di dalam kehidupan anak-anak untuk membentuk kemandirian belajar mereka, dan Jendela ada untuk muda-mudi Indonesia sebagai wadah untuk membentuk kemampuan leadership mereka melalui berbagi pengetahuan.Visi komunitas Jendela adalah menjadi komunitas berjiwa muda yang fokus berkarya & berkontribusi pada pendidikan anak.Sedang misinya antara lain :

    1. Membentuk kemandirian belajar anak melalui kebiasaan membaca buku
    2. Memusatkan kegiatan pembelajaran pendidikan alternatif di perpustakaan
    3. Memberikan pengetahuan gratis kepada anak-anak Indonesia melalui kegiatan non formal yang mengasah kreatifitas dan kemampuan motorik anak
  5. Komunitas Tim Muda Menginspirasi
    Tim Muda Menginspirasi atau timMUMI berdiri pada 10 Februari 2013 dan diresmikan pada 25 Februari 2013. timMUMI menjadi wadah bagi anak muda yang ingin menjadi bagian dar isolusi masalah seputar Pendidikan, Kesehatan, dan Lingkungan, sehingga pemuda dapat bergerak untuk melakukan sebuah tindakan yang tepat dan berkelanjutan demi pembangunan Indonesia menuju yang lebih baik.

 

 

About the author

Ardhi Wiratama

Pemuda penyuka pokemon dan mbak-mbak berjilbab

View all posts