ac milan

AC Milan, Nasibmu Kini

Medio tahun 90an sampai 20an, AC Milan pernah menjadi klub sepakbola yang disegani di Italia bahkan Eropa. Pada medio tersebut banyak gelar diraih oleh klub yang bermarkas di kota Milano, Italia. Prestasi tersebut juga menjadi daya tarik para pemain-pemain bintang untuk merumput bersama AC Milan dengan harapan bisa mencicipi tropi kemenangan.

Masa-masa indah itu masih begitu membekas sampai musim 2010-2011 dimana mereka terakhir kali menjadi juara Liga Italia Serie A. Saat terakhir kejayaannya itu, AC Milan masih dihuni beberapa pemain bintang macam Alessandro Nesta, Thiago Silva, Andrea Pirlo, Seedorf, Ibrahimovic, sampai Inzaghi. Di klasemen akhir, AC Milan memimpin dengan selisih 6 poin dari peringkat 2 (Inter Milan) dengan 82 poin. Sampai saat ini AC Milan menjadi pemilik gelar Serie A kedua terbanyak bersama musuh bebuyutannya, Inter Milan dengan 18 gelar.

Ironisnya, 3 tahun kebelakang AC Milan seperti kehilangan roh sebagai klub besar di Italia. Meski sudah berganti pelatih beberapa kali, mereka tetap gagal mengangkat prestasi AC Milan. Praktis setelah merengkuh gelar juara terakhir itu, skuad AC Milan seperti berisi pemain-pemain bukan bintang (kalau tidak mau disebut sebagai pemain medioker). Tidak adanya pemain bintang yang berpengaruh kepada permainan tim menjadikan AC Milan terseok-seok di empat musim kebelakang.

Di musim 2013-2014 peringkat AC Milan melorot tajam dan berada diurutan 8 klasemen akhir. Bahkan musim 2014-2015 klasemen AC Milan melorot lagi diurutan 10. Menurut saya, peringkat ini begitu menyedihkan untuk klub sebesar AC Milan. Mulai musim tersebut seolah-olah ke-hoki-an AC Milan hilang diinjak kuda zebra milik Juventus.

Tahun ini pun, keadaan AC Milan tidak lebih baik dari 3 tahun kebelakang. Bertele-telenya negosiasi penjualan saham AC Milan menjadi kambing hitam pendukung yang menyebabkan AC Milan sulit membeli pemain kelas satu. Praktis AC Milan hanya bermaterikan pemain seperti musim sebelumnya seperti Poli, Mattia De Sciglio, Giacomo Bonaventura, Andrea Poli, Carlos Bacca, dan M’Baye Niang. Mungkin hanya keajaiban yang akan menolong performa AC Milan musim ini.

Memang tidak bisa dinafikan peran kekuatan uang dan politik untuk mendatangkan pemain bintang yang menjanjikan prestasi pada sebuah klub.

AC Milan, nasibmu kini.

About the author

Ardhi Wiratama

Pemuda penyuka pokemon dan mbak-mbak berjilbab

View all posts