Cut Nyak Dhien

Cut Nyak Dhien, Pahlawan Wanita Indonesia

ON THIS DAY

Pahlawan wanita Indonesia yang berasal dari Aceh, Cut Nyak Dhien meninggal dunia pada 6 November 1908 dan dimakamkan di Gunung Puyuh , Sumedang, Jawa Barat. Beliau berjuang melawan penjajahan Belanda pada masa perang Aceh.

Cut Nyak Dien dilahirkan dari keluarga bangsawan di Aceh Besar pada tahun 1848. Ayahnya bernama Teuku Nanta Seutia, seorang uleebalang VI Mukim. Dan pada usia 12 tahun, beliau sudah dinikahkan oleh orangtuanya pada tahun 1862 dengan Teuku Cek Ibrahim Lamnga.

Cut Nyak Dhien berjuang secara gigih melawan Belanda. setelah beberapa kali akhirnya beliau ditangkap pasukan Belanda. Setelah ditangkap, beliau dibawa ke Banda Aceh. Namun akhirnya dibuang ke Sumedang, Jawa Barat karena pasukan Belanda ketakutan akan kehadirannya yang sanggup menciptakan semangat perlawanan dari rakyat Aceh.

Pada tanggal 6 November 1908, Cut Nyak Dhien meninggal karena usianya yang sudah tua. Makam “Ibu Perbu” baru ditemukan pada tahun 1959 berdasarkan permintaan Gubernur Aceh saat itu,  Ali Hasan. “Ibu Perbu” diakui oleh Presiden Soekarno sebagai Pahlawan Nasional Indonesia melalui SK Presiden RI No.106 Tahun 1964 pada tanggal 2 Mei 1964.

 

About the author

Ardhi Wiratama

Pemuda penyuka pokemon dan mbak-mbak berjilbab

View all posts