Gerakan KAMMI Mengajar feature

Gerakan KAMMI Mengajar, Peduli Pendidikan Anak

Ketika tahun 2010, jogja diguncang letusan gunung merapi yang menyemburkan wedhus gembel dan abu vulkanik ribuan kilometer jauhnya. Penduduk dengan radius 20 km dari gunung merapi diungsikan ke tempat-tempat yang aman dan dapat menampung banyak orang, salah satunya di stadion maguwoharjo. Dari situ, tebesit pikiran akan pendidikan dan trauma anak-anak yang bisa jadi menjadi beban tersendiri. Akhirnya, didirikanlah Gerakan KAMMI Mengajar yang awalnya mengkhususkan mengajar TPA untuk anak-anak korban bencana erupsi merapi.

Saat ini, Gerakan KAMMI Mengajar mengajak mahasiswa-mahasiswi untuk ikut berpartisipasi mengajar anak-anak jalanan, mengajar PAUD, dan juga mengajar TPA khusus anak-anak korban bencana. Kegiatan rutinnya, Gerakan KAMMI Mengajar (GKM) mengampu kegiatan keagamaan dan sosial. Kegiatan keagamaannya yaitu mengajar di Taman Belajar Al-Quran (TBA) di TPA dusun Plosorejo, TPA Hunian Tetap TKD Batur, dan TPA Hunian Tetap Golf Kaliadem. Sedang kegiatan sosialnya, GKM mengajar adik-adik PAUD di #paudmerapi Hunian Tetap warga dusun Jambu dan warga dusun Kaliadem.

Gerakan KAMMI Mengajar pada awalnya dimulai dari Children Center yang dikelola oleh komisariat ketika terjadi musibah erupsi gunung merapi. Peluncuran Gerakan ini bertepatan dengan ulang tahun KAMMI ke-13 pada tahun 2010 yang bertempat di Pondok Pesantren Mahasiswi Rabingah Prawoto di Gowongan. Peluncuran ini juga dihadiri oleh Ridwan Sutopo, dosen fakultas Psikologi UGM dan Idzam Mahayyatika dari Kidz Smile Foundation yang juga manajer program Pesantren Alam Sukabumi.

Gerakan KAMMI Mengajar merupakan ikhtiar sederhana KAMMI untuk ikut berkontribusi memajukan pendidikan anak-anak di Indonesia.

Tertarik ingin bergabung..?

Ini akun media sosialnya :

Situs Gerkan KAMMI Mengajar Jogja

Fans page Facebook Gerakan KAMMI Mengajar Jogja

Titip salam yah buat kakak-kakak pengajar dari youthyakarta.com 😉

About the author

Abdul Aziz Muslim Alqudsy

View all posts