jogja astro club feature

Jogja Astro Club (JAC) Ingin Membumikan Astronomi di Jogja

Menemukan orang yang suka tentang perbintangan atau astronomi sangat jarang dan susah ditemukan. Ketika itu tahun 2005, Mutoha Arkanudin, salah seorang yang suka mengamati langit malam ini mencoba mencari kawan yang sehobi melalui surat kabar. Akhirnya dari situ ada respon dan mereka melakukan pertemuan perdananya di kompleks candi Prambanan. Dari situ, tanggal 1 juli 2005 secara resmi dibentuklah Jogja Astronomical Amateur (JAA) yang lambat laun berubah menjadi Jogja Astro Club (JAC).

Sebagai sebuah komunitas amatir, Jogja Astro Club (JAC) memiliki tujuan yang secara umum hampir sama dengan club-club astronomi lain, baik dalam dan luar negeri, yaitu mempopulerkan astronomi kepada seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai macam program kerja yang tersusun baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang, seperti yang tertuang dalam visi dan misi Jogja Astro Club (JAC) berikut :

  1. Menghimpun masyarakat peminat astronomi di Yogyakarta dan sekitarnya baik dari kalangan akademisi, masyarakat awam, pelajar serta dari berbagai kalangan masyarakat peminat astronomi untuk belajar bersama, menyalurkan hobbi bersama dan mengadakan kegiatan bersama.
  2. Mempelopori terbentuknya klub-klub astronomi di sekolah-sekolah, kampus, pesantren dan lembaga lain serta mengadakan pembinaan klub dengan ilmu astronomi sebagai materi utama.
  3. Mengadakan dan mengikuti kegiatan pameran dengan memperkenalkan stand astronomi lengkap dengan segala macam peralatan serta foto-foto kegiatan dan astro fotografi.
  4. Menerbitkan media / penulisan artikel sebagai sarana informasi kepada masyarakat tentang peristiwa astronomi, peralatan astronomi, penentuan tarikh/penanggalan, foto-foto dsb. lewat berbagai media dan sarana komunikasi dan informasi seperti internet dsb.
  5. Mengadakan kegiatan sosialisasi astronomi berupa ceramah maupun pembagian brosur astronomi misalnya : Metode Hisab dan Rukyatul Hilal, Metode Penentuan Arah Kiblat, metode Penentuan Waktu Sholat, Pemutaran Film Astronomi, Gerhana, Pengamatan Langit, Star Party, Peringatan Hari Astronomi, dsb.
  6. Mengusulkan kepada pemerintah agar mendukung pendidikan astronomi bagi masyarakat dengan mendirikan Planetarium dan Observatorium di daerah Yogyakarta sebagai wahana pendidikan, wisata dan penelitian. Bangunan tersebut juga dilengkapi sarana observatorium berjalan atau Mobile Observatory yang dapat mengunjungi sekolah-sekolah.
  7. Membantu pemerintah khususnya Departemen Agama c.q. Badan Hidab & Rukyat (BHR) dalam setiap penentuan awal Ramadhan, Idul Fitri  dan Idul Adha serta bulan-bulan Hijriyah yang lain serta Penyusunan Jadwal Shalat dengan membentuk Tim Hisab & Rukyat serta mendirikan secara permanen Gedung Pengamatan Hilal (Balai Cerap) untuk Wil. Yogyakarta. dengan didukung teknik komputerisasi, internet, serta peralatan yang lengkap dan memadai.
  8. Bekerjasama dengan instansi, lembaga atau ormas baik dalam maupun luar negeri baik secara langsung maupun tidak langsung tentang segala hal yang berkaitan dengan ilmu astronomi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
  9. Memperjuangkan agar materi Ilmu Pengetahuan Bumi Antariksa (IPBA) TETAP menjadi materi pada Kurikulum SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi serta mengharapkan Perguruan Tinggi di Yogyakarta untuk membuka Jurusan Astronomi (UGM / UNY / UIN / UII dsb).
  10. Dan suatu saat kelak, JAC berharap bisa memiliki sebuah Observatorium di daerah Gunungkidul yang  berfungsi sebagai sarana penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan astronomi, wisata pendidikan dan  kegiatan pengamatan bagi para anggotanya dan khalayak umum. Observatorium ini akan diberi nama “Jogja Observatory Center” dengan dana yang berasal dari masyarakat dan pemerintah serta  sumbangan  dari masyarakat astronomi dunia.

Keanggotaan Jogja Astro Club (JAC) sangat bervariasi, mulai dari siswa SMP, SMA, Mahasiswa, Karyawan, dan berbagai bidang pekerjaan lain. Jogja Astro Club (JAC) bekerjasama dengan komunitas pecinta astronomi dari daerah lain, seperti Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ) dan Surabaya Astronomy Club (SAC) dalam mengemban misi membumikan astronomi di Indonesia.

jogja astro club 2

Yang keren, peralatan dan pustaka astronomi Jogja Astro Club (JAC)  lengkap loh untuk mendukung pengamatan dan penelitian, antara lain :

  • Teleskop MEADE 8″ SCT 8″/2000 mm
  • Teleskop Refraktor Sky Watcher 80EQ2 f=900 D=80 mm
  • Teleskop Vixen ED 80Sf. 80mm (3.15″) ED Apochromatic Multi-coated
  • Teleskop Newtonian Celestron Astromaster 114EQ
  • Teleskop Refraktor – d=55 mm f= 400 mm ( field 0,5 – 1 derajad ) home made
  • Binokuler Ascot 10×50 CFW
  • Binokuler (7×35) 6 buah , Binokuler (7×2,5) dan Binokuler (10×50)
  • Zoom Bino Nikula 8-32x25mm
  • Sunspot Viewer (rakitan sendiri)
  • Kamera Digital Canon A495
  • Kamera DSLR Canon EOS 350D
  • Handycam Sony DCR TRV 460E
  • 3 GLP (Green Laser Pointer/Pointer penunjuk bintang)
  • 2 Buah unit Notebook
  • LCD Projector dan 2 Screen LCD
  • Kompas, Simulator Gerhana, Bola Langit, Rubuk Mujayyab (quadrant) , Sextan, Jam Matahari/Siria,  Tongkat Istiwa dll. ( kebanyakan buatan sendiri / sumbangan ).
  • Aneka Chart, Poster, Peta Bintang, Moon Atlas, Cakram Bintang (Star Whell), Planispheres.

jogja astro club 3

Ada juga Perangkat lunaknya :

  • Starrynight 6 Pro Plus
  • Starrynight Backyard
  • TheSkyX Student Edition
  • Lunar Phase Pro Versi 3.25
  • Nightshade

Gimana.. Tertarik ingin mengamati dunia luar bumi sana yang luas dan ingin bergabung?

Situs kafeastronomi.com rintisa Jogja Astro Club (JAC)

Twitter Jogja Astro Club (JAC)

Fans page Jogja Astro Club (JAC)

Fans page tempat Jogja Astro Club (JAC)

Grup Facebook Jogja Astro Club (JAC)

Jika sekadar ingin tanya-tanya atau main-main liat perlengkapan dan sarananya, bisa dateng langsung di :

Jalan Affandi, Soropadan nomer 4, Condongcatur, Depok, Sleman – Yogyakarta

Buka dari jam 11AM hingga 3PM.

Salam yah dari youtyakarta.com 😉

About the author

Abdul Aziz Muslim Alqudsy

View all posts