jogja pen spinning

Jogja Pen Spinning Community, Memutar Pena adalah Candu

Jari-jemari dengan lincah meliuk-liuk, seakan menari-nari dengan sebuah pulpen ditangan. Sesekali berputar dan melompat tanpa pulpen itu jatuh. Inilah yang disebut dengan pen spinning.

Sejumlah anak muda di Yogyakarta yang tergabung dalam Jogja Pen Spinning Community (JPSC) sudah hampir empat tahun ini menggemarinya. Di setiap kesempatan ada pena atau puplen refleks tangan mereka memainkannya. Di kelas atau saat sedang di jalan mereka memainkannya. Bagi orang awam yang tidak mengetahui permainan ini mengganggap mereka kurang kerjaan.

Permainan ini dikenalkan mahasiswa Jepang pada masa pra-Perang Dunia II. Baru tahun 90-an sampai ke Indonesia dan berkembang di Yogyakarta sekitar tahun 2000. Berkembangnya seni memutar pena di Yogyakarta tidak lepas dari kiprah Jogja Pen Spinning Community. Mereka terdiri  anak muda kreatif yang belajar otodidak lewat internet.

Sebulan sekali komunitas ini ini berkumpul saling sharing dan mempelajari trik pen spinning. Turnamen secara internal juga diadakan untuk meningkatkan kemampuan. Komunitas ini juga sering diundang untuk mengisi berbagai kegiataan komunitas dan festival.

Info Menarik: Save Street Child Jogja

Mereka menjelajah di setiap toko alat tulis untuk mencari komponenen pembuatan pena mod. Bahkan rela merogoh kocek cukup dalam untuk mendapatkan pen mode yang sebagian harus diimpor ini. Satu pen mod dibuat dari 5 komponen pena yang berbeda merek.

Permainan ini dinilai dari berbagai segi. Bisa dari banyaknya trik yang digunakan dalam sekali permainan, putaran yang konstan dan seberapa lama putaran pena. Untuk memainkannya pun ada beberapa gaya. Menurutnya yang sedang trend adalah gaya power trick, yakni menggabungkan gerakan pena memutar dan melempar.

Tertarik ingin bergabung?

Ini media sosialnya :

Fans page Facebook Jogja Pen Spinning Community

Grup Facebook Jogja Pen Spinning Community

Twitter Jogja Pen Spinning Community

Titip Salam yah dari youthyakarta.com

 

About the author

Abdul Aziz Muslim Alqudsy

View all posts