JUMPalitan feature Image

JUMPalitan, Komunitas Parkour Jogja

Banyak cara untuk menjelajah bangunan-bangunan dan sudut-sudut kota, salah satunya adalah dengan parkour. Ada yang tau parkour? Parkour adalah seni bergerak dan metode latihan natural yang bertujuan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya secara cepat dan efisien.

Parkour ini awal mula diciptakan oleh David Belle dari Prancis, yang berarti seni gerak berpindah. Kemudian pada tahun 2006 melalui kota Malang, parkour masuk ke Indonesia. Di Jogja sendiri, parkour mulai masuk pada tahun 2007. Bermula dari segerombolan anak muda yang menyukai film Yamakashi. Film ini bercerita tentang pendiri parkour di Prancis yang menyelamatkan seorang anak kecil dengan kemampuan parkour mereka. Dari situ, mereka meniru gerakan-gerakan di film tersebut dan akhirnya menyebar dari mulut ke mulut yang berkembang hingga saat ini dan menjadi komunitas JUMPalitan.

Hah? JUMPalitan?

Iya, JUMPalitan. JUMPalitan memiliki sebuah arti, ‘J’ yang artinya ‘Jogjakarta’, ‘U’ adalah ‘Ubiquitos‘ yang artinya dimana-mana, ‘M’ adalah ‘Multitude‘ yang berarti keberagaman, dan ‘alitan‘ yang berasal dari bahasa jawa yang bermaksud untuk memberi embel-embel bernuansa Jawa.

Keanggotaan JUMPalitan sangat beragam, ada mendalami parkour dari SD, SMA, Kuliah, hingga yang sudah bekerja pun ikut bergabung. Komunitas ini mempunyai jadwal latihan rutin setiap selasa dan kamis di basecamp mereka Grha Sabha Pramana UGM pada jam 16:00 hingga matahari terbenam. Kemudian di hari minggu, mereka berlatih di Fakultas Teknik Industri UII, jalan kaliurang KM 14,5 pada jam 08:00 hingga 12:00. Selain kedua tempat tersebut, JUMPalitan juga menjelajahi tempat-tempat unik di kota tercinta ini, Jogja. Seperti Tamansari, Plengkung Gading, Pojok Benteng, Taman Budaya Yogyakarta, XTSquare, Jembatan Babarsari, Prambanan, dan banyak tempat-tempat lagi yang cukup menantang. *Tapi jangan di atap genteng rumah penduduk yah.. Hehee..*

Info Menarik: Soto Sulung Stasiun Tugu

Ooh, selain itu?

Komunitas JUMPalitan biasa mengikuti event-event sosial. Mereka aktif mengikuti kegiatan Earth OurGirls Day Out, Hari Lingkungan Hidup, Save Earth Save Jogja, Hari Batik Nasional, dan lainnya. Acara rutinnya, mereka mengikuti event gathering yang diadakan setahun sekali, yaitu Jamming Nasional Parkour Indonesia. Dan komunitas juga ini berpartisipasi untuk donor darah dua kali setahun.

Ini foto-foto mbak-mbak ayu yang diambil waktu JUMPalitan mengikuti event Girls Day Out 2013

JUMPalitan Girls Day Out 2013

 

JUMPalitan Girls Day Out 2013 2

Wah, hebat..

Hebatnya lagi, parkour menurut Praktisi, bukanlah kegiatan yang ekstrim. Karena parkour mengajarkan kedisiplinan, kesederhanaan, serta pengembangan fisik, pribadi, dan mental seseorang.

Tertarik bergabung..?

Ini akun media sosial mereka :

Fans Page Facebook JUMPalitan

Grup Facebook JUMPalitan

Twitter JUMPalitan

 

About the author

Abdul Aziz Muslim Alqudsy

View all posts