taman suropati

Komunitas Taman Suropati Chambers, Peduli Kebudayaan Via Musik

Di ruang terbuka hijau Jakarta, banyak orang berlatih musik dengan giatnya tanpa mempedulikan orang di sekeliling mereka.
“TSC terbuka bagi mereka yang ingin belajar musik, dengan background apapun. Mulai dari pedagang, pelajar, pegawai kantor, hingga pengusaha, semua terkumpul (dalam TSC). Bahkan pengamen juga ada di komunitas ini. Ia menabung untuk beli biola agar bisa ikut bergabung dalam latihan”, tambahnya.

TSC
sumber : tamsurchamber.wordpress.com/koleksi-foto/

Komunitas Taman Suropati Chambers (TSC) didirikan oleh Agustinus atau Ages, seorang seniman musik yang peduli dengan perkembangan musik dan kebudayaan di Indonesia sebagai pelestari kebudayaan melalui lagu-lagu daerah. Diawali tahun 2006 saat Agustinus menghadiri sebuah workshop musik keroncong di Den Haag, Belanda. Di Den Haag dia melihat musisi memainkan musik di taman kota, dan dari situ Agustinus terinspirasi untuk membuat hal yang sama di Indonesia (Jakarta). Bersama teman-temannya, Agustinus rutin setiap Minggunya berkumpul dan bermain musik di Taman Suropati.

Tak hanya berlatih di taman, Komunitas Taman Suropati Chambers pernah melakukan konser di Balai Sidang dan diundang untuk tampil di Istana Negara dalam acara Parade Senja. Selain musik, di taman ini juga ada seni melukis kaos, teater, bahkan baca puisi.

Hingga saat ini, Komunitas Taman Suropati Chambers terdiri dari siswa/siswi berbagai sekolah, mahasiswa, wirausaha, karyawan dari berbagai suku di Indonesia, bahkan luar negeri.

Komunitas Taman Suropati Chambers mengajak seluruh generasi penerus bangsa untuk membangun jatidiri bangsa dengan mencintai dan melestarikan lagu-lagu daerah.

Tertarik bergabung?
Kalian yang di Jakarta tinggal datang saja ke Taman Suropati Menteng setiap hari minggu. Atau hubungi 08176330025 / 02194629556

About the author

Ardhi Wiratama

Pemuda penyuka pokemon dan mbak-mbak berjilbab

View all posts