LEAD header

LEAD School Project AIESEC UGM 2016

Komunitas – Pada 11 Juli hingga 22 Agustus 2016 kemarin, AIESEC UGM mengadakan proyek pertukaran relawan dari luar negeri dengan nama “LEAD School Project”. Proyek ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan dunia yang telah dirumuskan oleh PBB yang mana topik yang diambil terkait kesetaraan pendidikan dan perdamaian diseluruh dunia. Konspe dari LEAD ini adalah mengajarkan tentang kepemimpinan, SDGs, dan pemahaman budaya pada murid SMA. Ketiga tujuan itu diberikan kepada murid-murid karena perlunya kesadaran bahwa pemuda-pemuda ini lah yang akan memegang dunia, jadi mereka membutuhkan kepemimpinan untuk bekal masa depan. Terkait dengan SDGs dan pemahaman budaya juga dibagikan kepada mereka dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang konsep Global Citizen.

Sejumlah dua belas peserta dari berbagai negara di dunia bergabung dalam LEAD, diantaranya dari Asia, Eropa dan Afrika. Kedua belas peserta tersebut antara lain Bella Wu (China), Michal Benes (Ceko), Elaine Dai (China), Cariline Raubart (Jerman), Daisy Yang (China), Mohamed Hadidi (Mesir), Rachel Zhang (China), Mohamed Badawy (Mesir), Mars Zheng (China), Balint Kukedi (Hungaria), Jerry Hua (China), dan Manuel Maqueiroz (Portugal).

LEAD 1 LEAD 3

Selama enam minggu, kedua belas peserta pertukaran mengajarkan materi-materi yang telah ditetapkan kepada beberapa sekolah bersama dengan relawan-relawan lokal. Relawan lokal adalah mereka mahasiswa dari berbagai universitas di Yogyakarta. Peserta pertukaran dan relawan lokal membuat kelompok untuk pembelajaran. Mereka menyiapkan materi-materi yang akan diajarkan dan setiap kelompok memiliki metode pengajaran yang berbeda-beda guna untuk menarik murid, seperti adanya beberapa permainan interaktif dan keseruan lainnya. Mereka mengajarkan materi di beberapa sekolah yang berbeda setiap minggunya. Sekolah tersebut antara lain, SMA Al-Azhar, SMA Bias, SMA Bopkri 1, dan SMAN 9. Untuk mengakrabkan satu sama lain, kelompok relawan melakukan beberapa kunjungan antara lain ke Kalisuci, Gunung Kidul, bermain Amazing Race di sekitar kampus UGM dan kunjungan ke beberapa tempat bersama.

Pada tanggal 30 Juli 2016, tim LEAD School Project dan tim Healvolution Project, proyek yang berfokus pada kesehatan yang diadakan di Kulonprogo, Yogyakarta, mengadakan acara budaya yang disebut Global Village Summer 2016 yang diadakan di Lippo Mall. Dalam acara ini, peserta pertukaran mempertunjukkan budaya mereka. Banyak pengunjung mall yang tertarik dan penasaran untuk melihat dan mengetahui lebih dalam terkait budaya luar negeri. Salah satu tujuan Global Village adalah untuk membuat orang lokal merasakan atmosfir Global Citizen.

Tidak hanya mengajarkan tentang kepemimpinan di kelas, peserta pertukaran dan relawan lokal juga membuat kampanye terkait kepemimpinan pada 17 Agustus 2016, bertepatan dengan hari kemerdekaan ke 71 Republik Indonesia. Kampanye ini dimulai dari Grha Sabha Pramana, UGM. Mereka membagikan pengalaman ke warga lokal khususnya pemuda di sekitar UGM dan memberikan gantungan kunci bertulisan “I Am Indonesia Leader”. Mereka melanjutkan kampanye disekitar Titik Nol Yogyakarta untuk menarik lebih banyak atraksi dari warga lokal. Melalui proyek ini, seluruh anggota tim berharap bahwa pemuda dapat sadar dengan kepemimpinan dan isu-isu global lalu membuat dampak yang baik untuk dunia yang lebih baik.

About the author

Ardhi Wiratama

Pemuda penyuka pokemon dan mbak-mbak berjilbab

View all posts