Yayasan Sayap Ibu, Harapan Bagi Anak

YSI (Yayasan Sayap Ibu).Yayasan ini didasarkan pada prinsip bahwa setiap dan setiap anak berhak untuk perlindungan dan perawatan sebelum dan juga sesudah kelahiran mereka. Selain membawa misi kemanusiaan Yayasan Sayap Ibu juga membawa misi nasional untuk membantu meningkatkan kesejahteraan sosial di Indonesia. Semua program-program Yayasan Sayap Ibu difokuskan pada memenuhi kebutuhan anak-anak. Sayap Ibu adalah organisasi swasta, nirlaba tanpa ikatan politik atau agama.

YSI didirikan oleh Ny. Soelastri Soetomo (isteri Bung Tomo) bersama-sama Ny. Soekardi dan Ny. Garland Soenaryo pada tahun 1955 di Jakarta sebagai jawaban atas kepeduliannya terhadap nasib para bayi-bayi terlantar akibat kondisi yang memilukan pada saat itu.

Nama Sayap Ibu diambil sebagai penggambaran sayap induk ayam, tempat anak-anak ayam mencari perlindungan dalam keadaan bahaya.

Yayasan ini bertujuan untuk membantu anak-anak yang terlantar di bawah usia lima (termasuk anak-anak yang lebih tua dengan beberapa cacat) dalam arti dengan menyediakan rumah,serta kesehatan dan pendidikan.

Tahun 2004 Yayasan Sayap Ibu Pusat pindah ke Provinsi D.I. Yogyakarta. Kemudian tahun 2005 mendirikan yayasan sayap ibu cabang provinsi banten. Dengan adanya ketiga cabang tersebut di atas Yayasan Sayap Ibu semakin meningkatkan pelayanan.

Bahwa anak adalah amanah yang berhak atas perawatan dan perlindungan sejak semasa dalam kandungan dan sesudah dilahirkan.

Melaksanakan usaha kesejahteraan anak yang Holistic, terpadu dan berkesinambungan dalam arti yang seluas-luasnya yang bertujuan menolong anak-anak Balita yang:

  1. Tidak ada orang tuanya atau wali yang merawatnya
  2. Tidak diketahui orang tuanya atau kerabat lainnya.
  3. Orang tua atau walinya tidak mampu merawatnya, terlantat, dan yang karena sebab-sebab lain patut diberi pertolongan.
  4. Segala sesuatu dalam arti kata yang seluas-luasnya

Pelayanan Sosial: Sistem Panti dan Non Sosial

  1. Panti Perawatan Anak Balita terlantar dan anak temuan yang tidak diketahui orang tuanya.
  2. Panti Penyantunan dan Rehabilitasi anak cacat ganda terlantar dan tidak ada walinya.
  3. SLB Cacat Ganda Daya Ananda
  4. Taman Kana-Kanak Tumus Asih (kerjasama dengan PKK setempat)
  5. Wisma ibu (perlindungan janin, program sebelum lahir).
  6. Pengentasan anak (kembali ke keluarga, asuhan keluarga, pengangkatn anak, penempatan dalam panti cacat ganda YSI selama hidup)
  7. Sosialisasi berbagai UU dari Peraturan Perundang-undangan yang berkaitan dengan Usaha Kesejahteraan Sosial dan Perlindungan Anak.
  8. Advokasi, mediasi, fasilitasi dan inovasi untuk terlaksananya hak anak-anak dan pelayanan yang terbaik bagi anak.

Program Pokok YSI

  1. Mendirikan cabang-cabang YSI di Provinsi lain yang dianggap perlu
  2. Meningkatkan jaringan kerja (networking) baik dengan pemerintah maupun lembaga kemasyarakatan di dalam maupun luar negeri.
  3. Sosialisasi mengenai hak-hak anak, perlindungan anak dan penyantungan balita terlantar secara holistik dan berkesinambungan.
  4. Melaksanakan pendampingan, konsultasi, pembinaan bagi para keluarga dan masyarakat.
  5. Menyelenggarakan Panti antara lain: Panti perawatan balita terlantar, panti penyantunan / rehabilitasi cacat, wisma ibu ( program perlindungan anak sebelum lahir )
  6. SLB – Cacat Ganda dan Therapy kecacatan.
  7. Usaha pengentasan anak (kembali ke keluarga, asuhan keluarga, pengangkatan anak / adopsi, penempatan anak dalam panti asuhan, penempatan anak dalam Panti Cacat)
  8. Advokasi dan perlindungan anak terlantar

About the author

Abdul Aziz Muslim Alqudsy

View all posts